Sabtu, 27 September 2008

Banyak kesibukan yang terjadi menjelang hari raya,mulai buat kue sampai mudik tradisi warga Indonesia yang merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib melawan ganasnya ibukota tercinta.alhasil pada saat hari raya tiba Jakarta bagai kota yang tak bertuan,yang biasa dipagi hari macet dimana mana akan banyak perbedaan disini jalan sepi,andai bisa terjadi dihari hari biasa bukan pada saat hari raya saja.
Dan apa yang terjadi setelah hari raya usai para pemudik datang lagi keJakarta dengan membawa semangat baru untuk melawan kejamnya ibukota dan mereka turut membawa teman yang ingin mencoba mengadu nasib juga,dan apa yang terjadi Jakarta maikin sesak dengan banyaknya kaum urban yang datang lebih parahnya mereka tidak mempunyai keahlian di bidang tertentu habislah ia menjadi tak berguna.jalanan taruhannya mereka mengais rejeki dengan turun kejalan di tiap traffic light mereka mengemis.
Sebuah PR yang harus di benahi oleh pemda DKi untuk masalah ini karena tiap tahun makin bayak kaum urban yang singgah keJakarta

Jumat, 26 September 2008

  • beberapa hari ini selalu bertanya dalam diri gw,dengan yang aktifitas yang gw kerjakan dari sampai malam selalu dengan kesibukan,apa emang bener sibuk?atau cari kesibukan?kadang jenuh dengan yang gw lakuin imbasnya di ramadhan ini yang sehaurusnya gw gunakan untuk ibadah malah kesibukan menanti tiap hari untuk di kerjakan/dead line bro.
  • tapi semua yang gw kerjakan untuk sebuah masa depan yang menunggu di depan dengan kilauan cahaya semerbak wangi surga dan bidadari yang menghampiri dan menemani setiap saat.